Skip to content
Wanita sedang memeriksa kulit kepalanya di cermin

Apa Itu Microbiome dan Apa Pengaruhnya Terhadap Kesehatan Kulit Kepala?

Kesehatan kita dipengaruhi beberapa faktor—pola makan, gaya hidup, dan beberapa hal yang kita hadapi setiap hari. Menjaga kesehatan tubuh biasanya dipengaruhi oleh perubahan beberapa hal tersebut. Biasanya, yang paling sering terlewatkan ketika sedang membahas kesehatan adalah microbiome dalam tubuh kita.

Apa itu Microbiome?

Ada sekitar triliunan bakteri, jamur dan mikroorganisme lainnya yang hidup di dalam tubuh. Kumpulan mikroorganisme ini disebut dengan microbiome. Untuk mempermudah penjelasan, microbiome ini dapat ditemukan pada kulit, mulut, saluran pernapasan, dan usus. Tidak semua mikroorganisme ini berbahaya. Faktanya, beberapa mikroorganisme punya pengaruh penting terhadap sejumlah fungsi tubuh, seperti mengurai nutrisi, memastikan sistem kekebalan tubuh bekerja baik, dan mencegah microbiome berbahaya untuk berkembang biak di dalam tubuh.

Apa Pentingnya Microbiome Sehat?

Bayangkan saja kalau keseimbangan microbiome layaknya sebuah kota yang harmonis, dengan tiap mikroorganisme melakukan pekerjaan masing-masing. Seperti bagian tubuh lainnya, kulit kepala adalah habitat untuk mikroba seperti Malassezia, sejenis jamur yang memakan minyak pada kulit kepala serta berbagai spesies bakteri lainnya.

Saat microbiome pada kulit kepala seimbang, mikroorganisme ini tidak berbahaya. Yang jadi masalah adalah kalau ada pertumbuhan mikroorganisme yang tidak seimbang. Perubahan microbiome pada kulit kepala dapat menyebabkan beberapa masalah, seperti kulit kepala gatal, iritasi, dan ketombe. 

Mikroba juga tumbuh di dalam folikel rambut. Kalau ada ketidakseimbangan microbiome, kerontokan bisa terjadi. Inilah alasan menjaga keseimbangan microbiome pada kulit kepala itu penting. Tidak hanya untuk mencegah ketombe, namun juga untuk menjaga kualitas rambut yang baru tumbuh.

Cara Menjaga Kesehatan Microbiome Pada Kulit Kepala

1. Keramas setelah olahraga

pria sedang berolahraga

Saat berolahraga, keringat, minyak dan kotoran dapat menumpuk pada kulit kepala dan menyebabkan ketidakseimbangan microbiome. Rasa gatal pada kulit kepala dan bau tidak sedap bisa muncul karena bakteri berbahaya. Untuk mencegah hal ini, cara mengatasi kulit kepala kering yang dapat dilakukan yaitu segera mandi setelah selesai berolahraga. Tidak hanya untuk membersihkan serta menyegarkan tubuh, hal ini juga dapat membantu mengembalikan keseimbangan microbiome pada kulit kepala.

2. Gunakan sampo dengan formula lembut

wanita sedang keramas

Keramas mungkin akan membersihkan rambut dan kulit kepala dengan maksimal, tapi hal itu belum tentu baik. Keseringan keramas—apalagi dengan sampo yang punya formula keras—dapat menghilangkan minyak alami serta bakteri baik. Hal ini akan mengganggu keseimbangan microbiome pada kulit kepala.

CLEAR Complete Soft Care dengan 3 ZEROTECH™️ mengandung vitamin kulit kepala untuk melindungi kulit kepalamu dari polusi dan kuman yang bisa menyebabkan ketombe lengket. 3X BERSIH TOTAL** DENGAN PERLINDUNGAN SCALP VITAMIN. Sikat Habis Ketombe*! Minyak dan Kuman mental.

3. Kurangi penggunaan produk penata rambut

pria berkacamata

Meski gel rambut, pomade, dan hairspray membantu rambut terlihat rapi dan terawat, terlalu sering menggunakannya bisa menyebabkan penumpukan sisa-sisa produk di kulit kepala, pori-pori tersumbat, dan iritasi terjadi. Sebisa mungkin, hindari penggunaan produk dan pilih gaya rambut sederhana yang tak memerlukan produk. Kalau tetap menggunakan produk, pastikan kamu keramas dan membilasnya dengan bersih untuk mencegah sisa-sisa produk menumpuk pada kulit kepala.

4. Bersihkan Tangan Sebelum Menyentuh Rambut

wanita muda sedang berkaca

Tak hanya untuk kebersihan diri, hal ini juga dapat mencegah bakteri jahat berpindah ke kulit kepala dan mengganggu keseimbangan microbiome. Selalu cuci tangan sebelum menyentuh rambut, dan pastikan sisir yang digunakan dalam keadaan bersih.

5. Seimbangkan Pola Makan

pria sedang makan salad

Ada studi yang menunjukkan bahwa apa yang kamu makan akan memengaruhi sistem kekebalan tubuh, yang juga bisa memengaruhi keseimbangan microbiome pada kulit kepala. Terlebih lagi, ketidakseimbangan microbiome pada kulit kepala dapat menyebabkan pengelupasan sel, gatal, dan kondisi lain yang mengganggu pada kulit kepala. Sangat penting bagimu untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan Vitamin C dan Zinc untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Coba makan jeruk dan lemon untuk asupan Vitamin C harian, lalu tiram, daging merah, dan daging ayam yang kaya akan Zinc. 

Keseimbangan microbiome pada kulit kepala adalah kunci untuk rambut dan kulit kepala yang sehat. Mulai coba beberapa tips ini dalam perawatan rambut dan kulit kepala untuk mencegah masalah kulit kepala.