Shampo Hijab Text

9 Cara Mengatasi Rambut Rontok karena Berhijab

7 Cara Mudah Mengatasi Rambut Rontok Karena Berhijab

  • Bahan Hijab Harus Bisa Menyerap Keringat

    1

    Pertama, cara mengatasi rambut rontok karena berhijab adalah dengan memerhatikan bahan dari inner dan kerudung yang digunakan. Sebaiknya, pilihlah inner dan kerudung yang mampu menyerap keringat, tidak terlalu ketat, bahannya adem, sehingga rambut bisa mendapatkan sirkulasi udara yang cukup demi kesehatannya.

    Untuk pemakaian inner pastikan bahannya tipis dan agak sedikit longgar. Saat menggunakan inner coba masukkan satu hingga dua jari ke dalam inner. Bila kamu masih bisa memasukkan dua jari ke dalamnya, ini menandakan ukurannya sudah sesuai.

  • Keramas Teratur 

    2

    Jangan sampai lupa untuk keramas setiap hari atau sesuai dengan kebutuhanmu, ya! Saat kepala ditutup, kondisi kulit kepala jadi mudah lembap, sehingga memicu minyak berlebih di kulit kepala. Keadaan ini pun kerap kali berakhir dengan ketombe dan rambut lepek.

    Belum lagi suhu kulit kepala wanita berhijab di Indonesia lebih panas 0,5°C jika dibandingkan dengan wanita yang tidak mengenakan hijab.

  • Gunakan Hair Mask Secara Rutin

    3

    Cara mengatasi rambut rontok berikutnya adalah dengan secara rutin menggunakan hair mask. Tidak hanya keramas rutin dan menggunakan kondisioner, hair mask memiliki formula yang baik untuk menjaga kesehatan rambut. Pasalnya, sebagian besar hair mask mengandung Vitamin E dan antioksidan yang membuat rambut jadi lebih kuat dan membantu pertumbuhan rambu

    Pilihlah produk hair mask yang memiliki sifat conditioning, sehingga dapat membantu melembapkan rambut yang kering dan memperkuat akarnya. Namun, jika kamu memiliki kondisi rambut yang berminyak, pilihlah jenis masker yang bersifat clarifying. Gunakan hair mask 1-2 kali dalam seminggu. 

  • Menyisir Sebelum atau Sesudah Menggunakan Hijab

    4

    Tentunya menyisir rambut bagi wanita berhijab tidak sesering orang yang tidak memakai hijab. Baiknya sisir rambut sebelum dan sesudah memakai hijab. Manfaat menyisir bukan hanya untuk merapikan rambut, tetapi juga bantu merangsang sirkulasi darah yang ada di kulit kepala. Sirkulasi darah yang lancar akan membuat batang rambut lebih ternutrisi dan terbebas dari rambut rontok.

    Kendati demikian, setelah keramas, hindari menyisir rambut dengan sisir secara langsung. Pasalnya, pada kondisi basah rambut justru cenderung mudah rapuh dan patah. Sebaiknya, kamu merapikan rambut dengan jari-jari tangan terlebih dahulu.

    Untuk pemilihan sisir, pilihlah yang terbuat dari bahan plastik, bergigi jarang, dan ujungnya tumpul. Hindari memilih sisir dari kayu sebab justru akan membuat rusak kutikula rambut yang berfungsi sebagai lapisan pelindung rambut.

  • Menguncir Rambut Tidak Terlalu Kencang

    5

    Sehabis menguncir rambut, apakah ada bekas karet yang tertinggal dan ketika membuka ikatan rambut ada beberapa helaian di tangan dan ikat rambut? Jika iya, itu tandanya kamu mengikat rambut terlalu kencang.

    Jadi, cara mengatasi rambut rontok karena berhijab untuk masalah ini adalah dengan menghindari kebiasaan menguncir pada satu tempat untuk mencegah tekanan yang terlalu kuat pada rambut.

    Selain mengganti gaya rambut, seringlah mengganti karet rambut misalnya scrunchie yang lebih longgar. Saat di rumah dan ingin tidur juga pastikan kamu menggerai rambut saja untuk mengistirahatkannya sehabis diikat seharian. 

  • Hindari Memakai Hijab saat Kondisi Rambut Basah

    6

    Salah satu cara mudah mengatasi rambut rontok karena berhijab, yakni tidak memakai hijab saat kondisinya masih basah. Kenapa? Sebab batang rambut masih menyerap air, sehingga rambut jadi lemas dan sulit diatur. Ada baiknya beri jeda waktu dari setelah keramas sampai menggunakan hijab.

    Apabila kamu memang perlu melakukan aktivitas di pagi hari, maka siasati dengan keramas pada sore atau malam sebelumnya. Dengan begini, kamu punya waktu lama untuk mengeringkan rambut.