Ketombe sering bikin seseorang merasa tidak nyaman, apalagi ketika serpihannya terlihat di rambut atau jatuh ke bahu. Tidak sedikit juga yang akhirnya bertanya-tanya, apakah ketombe menular saat berdekatan, memakai sisir yang sama, atau bersentuhan dengan rambut orang lain?
Kabar baiknya, ketombe biasa bukan termasuk kondisi yang menular. Meski begitu, kulit kepala tetap perlu dirawat dengan tepat karena ketombe bisa dengan mudah muncul lagi jika minyak berlebih, kotoran, sel kulit mati, dan jamur alami di kulit kepala tidak terkontrol.
Apakah Ketombe Menular?
Secara umum, ketombe tidak menular. Ketombe bukan penyakit infeksi yang berpindah dari satu orang ke orang lain seperti flu, pilek, atau kutu rambut. Jadi, kamu tidak akan langsung ketombean hanya karena duduk dekat, bersalaman, atau berada di satu ruangan dengan orang yang sedang berketombe.
Ketombe biasanya berkaitan dengan kondisi kulit kepala masing-masing orang. Salah satu pemicunya adalah pertumbuhan jamur Malassezia yang berlebihan. Jamur ini sebenarnya bisa ditemukan secara alami di kulit kepala, tetapi dapat memicu serpihan ketombe ketika produksinya tidak seimbang, terutama jika kulit kepala berminyak, jarang dibersihkan, atau mudah mengalami iritasi.
Kenapa Banyak Orang Mengira Ketombe Bisa Menular?
Anggapan bahwa ketombe bisa menular sering muncul karena serpihan putihnya terlihat jelas. Saat seseorang memiliki ketombe, orang lain mungkin khawatir serpihan tersebut bisa berpindah dan menyebabkan masalah yang sama di kulit kepala mereka.
Padahal, ketombe lebih dipengaruhi oleh kondisi kulit kepala, produksi minyak, kebiasaan keramas, sensitivitas kulit, hingga penggunaan produk rambut yang kurang cocok. Artinya, ketombe tidak muncul karena “tertular”, melainkan karena ada faktor pemicu yang membuat kulit kepala lebih mudah mengelupas dan terasa gatal.
Bedanya Ketombe Biasa dan Kondisi Kulit Kepala yang Menular
Meski ketombe biasa tidak menular, ada beberapa masalah kulit kepala yang gejalanya bisa mirip dengan ketombe dan perlu diwaspadai. Misalnya, tinea capitis atau kurap kulit kepala dapat menyebabkan kulit kepala bersisik, gatal, pitak, kemerahan, hingga rambut mudah rontok.
Kutu rambut juga bisa membuat kepala terasa sangat gatal dan sering dikira sebagai ketombe karena ada bintik putih di rambut. Bedanya, kutu rambut bisa menular melalui kontak dekat atau penggunaan barang pribadi bersama, seperti sisir, handuk, topi, atau bantal. Karena itu, jika rasa gatal sangat parah, muncul luka, nanah, pitak, atau kemerahan yang mengganggu, sebaiknya periksakan ke dokter.
Penyebab Ketombe Mudah Muncul Lagi
Ketombe bisa kembali muncul ketika kulit kepala tidak dibersihkan secara rutin. Minyak, keringat, dan sel kulit mati yang menumpuk dapat membuat kulit kepala terasa gatal dan memicu serpihan yang lebih terlihat.
Selain itu, penggunaan produk styling berlebihan, kebiasaan keramas yang kurang tepat, stres, cuaca panas, serta kulit kepala yang cenderung berminyak juga bisa memperparah ketombe. Jadi, meskipun tidak menular, ketombe tetap perlu dirawat secara konsisten agar tidak mudah balik lagi.
Cara Mengatasi Ketombe agar Tidak Mudah Balik Lagi
1. Keramas Secara Teratur
Keramas membantu membersihkan minyak berlebih, keringat, debu, dan sisa produk rambut yang menumpuk di kulit kepala. Jika kulit kepala mudah berminyak atau sering berkeringat, kamu bisa menyesuaikan frekuensi keramas sesuai kebutuhan rambut dan aktivitas harian.
Pastikan juga kamu membilas rambut sampai bersih. Sisa sampo yang tertinggal dapat membuat kulit kepala terasa tidak nyaman dan berisiko memicu rasa gatal.
2. Gunakan Sampo Anti Ketombe yang Sesuai
Kalau ketombe disertai kulit kepala gatal, rambut lepek, atau minyak berlebih, gunakan sampo yang memang diformulasikan untuk membantu merawat kulit kepala berketombe. Pilihan sampo yang tepat bisa membantu membersihkan kulit kepala sekaligus mencegah ketombe agar tidak mudah datang kembali.
Kamu bisa menggunakan CLEAR Perawatan Komplit dengan ScalpPro Tech, teknologi anti-ketombe terbaik dari CLEAR yang mengandung Piroctone Olamine dan 10x Niacinamide untuk mencegah ketombe datang kembali, membantu mengatasi minyak berlebih, serta membantu melawan ketombe dan gatal hingga 48 jam.
3. Jangan Menggaruk Kulit Kepala Terlalu Keras
Saat ketombe terasa gatal, menggaruk kepala memang terasa melegakan. Namun, kebiasaan ini bisa membuat kulit kepala iritasi, kemerahan, bahkan terasa perih jika dilakukan terlalu keras.
Lebih baik pijat kulit kepala dengan lembut saat keramas menggunakan ujung jari, bukan kuku. Cara ini membantu membersihkan kulit kepala tanpa membuatnya mudah teriritasi.
4. Kurangi Penggunaan Produk Styling Berlebihan
Gel, pomade, hair spray, atau produk styling lain bisa menumpuk di kulit kepala jika tidak dibersihkan dengan benar. Penumpukan ini dapat bercampur dengan minyak dan keringat, lalu membuat rambut terasa lepek dan kulit kepala makin tidak nyaman.
Jika kamu sering memakai produk styling, pastikan rambut dan kulit kepala dibersihkan secara menyeluruh. Pilih juga produk yang sesuai dengan jenis rambut agar tidak memicu iritasi atau rasa gatal.
5. Hindari Berbagi Barang Pribadi untuk Menjaga Kebersihan Kulit Kepala
Ketombe biasa memang tidak menular, tetapi berbagi barang pribadi tetap sebaiknya dihindari. Sisir, handuk, helm, topi, atau bantal bisa menjadi media perpindahan kotoran, minyak, atau masalah kulit kepala lain yang bersifat menular, seperti kutu rambut dan infeksi jamur tertentu.
Dengan menjaga kebersihan barang pribadi, risiko iritasi dan gangguan kulit kepala lain bisa berkurang. Kebiasaan sederhana ini juga membantu menjaga rambut tetap bersih dan nyaman sepanjang hari.
Rawat Kulit Kepala agar Bebas Ketombe Lebih Percaya Diri
Jadi, apakah ketombe menular? Jawabannya, ketombe biasa tidak menular. Namun, ketombe tetap bisa mengganggu kenyamanan dan kepercayaan diri jika tidak dirawat dengan tepat.
Mulai dari keramas teratur, menghindari kebiasaan menggaruk berlebihan, menjaga barang pribadi tetap bersih, sampai memilih sampo anti-ketombe yang sesuai, semuanya bisa membantu kulit kepala terasa lebih segar dan bersih. Untuk perawatan harian, CLEAR Perawatan Komplit bisa menjadi pilihan untuk membantu melawan ketombe, minyak berlebih, dan rasa gatal agar kamu lebih nyaman beraktivitas.
CLEAR MEREKOMENDASIKAN
- slide 1
- slide 2
- slide 3